MTs Negeri 1 Palembang Juara 3 Pengelola TSI Tahun 2019

47

Palembang, Inmas.

Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Palembang berhasil meraih juara 3 kategori pengelolaan Teknologi Sistem Informasi (TSI) tingkat Madrasah Tsanawiyah se Sumsel tahun 2019. Sementara, juara 2 diarih MTsN 1 Muara Enim dan juara 1 oleh MTsN 1 Lubuk Linggau. Penghargaan diberikan Kanwil Kemenag Sumsel pada ajang Inmas Award yang berlangsung di OPI Mall Jakabaring Palembang, Sabtu (4/5).

Sebagai hadiah berupa piagam dan satu buah tablet yang dalam kesempatan itu diserahkan oleh perwakilan dari Komisi Informasi Sumsel diwakili Kabid Pengelolaan Informasi Publik Amrullah. Pengelola TSI Teguh mengaku bangga atas prestasi tersebut. Dia mengucapkan terima kasih kepada kepala madrasah dan semua rekan yang mendukung kegiatan itu.

“Alhamdulilah ini berkat kerjasama tim dan dukungan penuh kepala madrasah. Target evaluasi selanjutnya raih juara 1,” katanya usai menerima penghargaan itu. Hadir mendampinginya para wakil kepala madrasah dimana kepala madrasah berhalangan hadir karena ada tugas yang tidak bisa diwakilkan

Kabar baik itu mendapat sambuatan positif dari kepala madrasah melalui grup cahtting. Kepala madrasah Tugino mengucapkan selamat atas prestasi tersebut. Menurutnya, penilaian cukup ketat dan bertahap. Kedepan apa yang menjadi kelemahan akan lebih ditingkatkan lagi. Sehingga pengelolaan bidang TSI di madrasahnya terus optimal.

Kasubbag Informasi dan Humas kanwil Kemenag Sumsel H. Saefudin dalam laporannya menjelaskan, Inmas Award merupakan program tahunan yang digelar Kanwil Kemenag Susmel melalui Subbag Inmas. Bertujuan memberikan apresiasi kepada para pengelola terbaik dan berprestasi serta konsisten memberikan kontribusi dalam layanan publik di Kementerian Agama.

“Penilaiannya berjenjang mulai dari tingkat Kankemenag hingga Kanwil. Untuk tahun ini sendiri pekan Inmas dimulai dari Januari lalu dan hari ini (Sabtu,red) adalah puncaknya. Ada banyak kategori yang kami apresiasi antara lain pengelola TSI, PPID, Juralistik dan reporter cilik. Dan satu kategori yang satu-satunya ada di Kemenag se Indonesia yaitu Duta Inmas,” katanya

Selain itu lanjutnya ada beberapa penghargaan diberikan kepada mereka yang setia mengabdi sebagai pengelola TIK dari awal ditugaskan hingga sekarang memberikan kontribusi untuk Kementerian Agama dan juga madrasah yang sudah dua kali berturut-turut mendapat juara dan tahun 2019 tidak diikutkan karena aturan dari panitia untuk memberikan kesempatan kepada yang lain.

“Semua kami apresiasi. Ini dalam rangka memberikan motivasi dan memacu untuk terus memberikan layanan terbaik kepada publik melalui pemberitaan, layanan informasi dan lain sebagainya,” ungkapnya (Tgh)